Kalau Itu Takdir-Nya

Kalau itu takdir-Nya
Siapa aku hamba yang engkar,mungkar arahan tuan
Abid yang acap kali terlupa akan-Nya
Manusia biasa yang kadang kala merendahkan martabat diri
Layakkah aku untuk melawan ketentuan-Nya?

Tapi hati masih perit
Luka masih berdarah
Rindu masih berbuah
Akal masih parah
Kerna belum berjumpa hikmah ketentuan Tuhan

Semestinya perlu aku mengikut takdir itu
Allah bantulah aku
Jangan biarkan hati terus memberontak
Redakanlah diriku akan takdir-Mu

0 comments: